Radiofarma F-18 (Fluorin-18) untuk PET-CT (Positron Emission Tomography – Computed Tomography) diproduksi oleh cyclotron dengan bahan baku O-18 (Oxygen-18). F-18 disintesa menghasilkan Fluorodeoksiglukosa (FDG). Setelah tahap QC menggunakan alat HPLC (High Performance Liquid Chromatography), disuntikkan ke pasien. Pemindaian lokasi kanker dalam organ pasien dilakukan dengan alat PET-CT. 

Pada pemindaian PET-CT, "aktivitas metabolik" mengacu pada seberapa banyak suatu jaringan mengonsumsi pelacak gula radioaktif yang disebut FDG (fluorodeoxyglucose). Karena sel kanker tumbuh dengan cepat, sel-sel ini mengonsumsi lebih banyak gula dibandingkan sel sehat, sehingga tampak sebagai "titik panas" atau area dengan aktivitas metabolik tinggi. (informasi lebih lengkap: https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/positron-emission-tomography-pet)

Aspek PET/CT SPECT/CT MRI
Prinsip Positron + CT Gamma ray + CT Medan magnet + gelombang radio
Menggunakan radiasi ionisasi Ya Ya Tidak
Menggunakan radiofarmaka Ya Ya Tidak (kecuali kontras gadolinium)
Informasi utama Fungsi metabolik Fungsi fisiologi Anatomi jaringan lunak
Resolusi spasial Tinggi Sedang Sangat tinggi
Sensitivitas Sangat tinggi Tinggi Sangat tinggi untuk anatomi
Harga alat Sangat mahal Lebih murah Mahal
Waktu pemeriksaan 20–40 menit 30–60 menit 20–60 menit

 

Perbandingan Waktu Paruh
Modalitas Radioisotop Waktu Paruh Produksi
PET Fluor-18 (^18F) 109,8 menit (≈1,83 jam) Siklotron
PET Carbon-11 (^11C) 20,4 menit Siklotron
PET Nitrogen-13 (^13N) 9,97 menit Siklotron
PET Oxygen-15 (^15O) 2,04 menit Siklotron
PET Gallium-68 (Ga-68) 67,7 menit Generator Ge-68/Ga-68
PET Rubidium-82 (^82Rb) 1,27 menit Generator
SPECT Technetium-99m (99mTc) 6,01 jam Generator ^99Mo/99mTc
SPECT Iodine-123 (^123I) 13,2 jam Siklotron
SPECT Thallium-201 (^201Tl)) 73 jam (≈3 hari) Siklotron
SPECT Indium-111 (^111In) 67,3 jam Siklotron
SPECT Iodine-131 (^131I) 8,02 hari Reaktor

 

Perbandingan Kecepatan Peluruhan

Waktu ^18F 99mTc
0 jam 1000 MBq 1000 MBq
2 jam ≈469 MBq ≈794 MBq
4 jam ≈220 MBq ≈630 MBq
6 jam ≈103 MBq ≈500 MBq
12 jam ≈11 MBq ≈250 MBq

 

 

Dekontaminasi Tumpahan Fluorin-18 Fluorodeoksiglukosa

Radiofarmaka yang digunakan untuk tujuan diagnostik dan terapeutik dalam kedokteran nuklir dapat mencemari permukaan akibat tumpahan saat penyiapan atau kecelakaan selama pemindahan radiofarmaka dari laboratorium ke ruang perawatan.

Fluorin-18 Fluorodeoksiglukosa (18F-FDG) merupakan radiofarmaka yang paling umum digunakan untuk pemindaian positron emission tomography(PET) dalam kedokteran nuklir karena energi anihilasi idealnya sebesar 511 keV dan waktu paruhnya yang singkat, yaitu 109,8 menit.

Pengelolaan limbah medis Fluorin-18 Fluorodeoksiglukosa yang tidak efektif dapat menimbulkan risiko bagi lingkungan atau menyebabkan paparan dosis radiasi yang tidak perlu bagi personel maupun masyarakat umum.

Bergantung pada tingkat kejadian peristiwa tersebut, metode dekontaminasi sederhana seperti penggunaan bahan kimia dan penyeka (swab) mungkin tidak hemat biaya ataupun tidak berkelanjutan bagi lingkungan.

Penelitian Mohammad Khairul Azhar Abdul Razab et.al. bertujuan untuk mengusulkan metode alternatif dekontaminasi Fluorin-18 Fluorodeoksiglukosa menggunakan grafena oksida (GO). GO disintesis menggunakan metode Hummers, sementara morfologi fisiknya dianalisis menggunakan field emission scanning electron microscope (FESEM). Tingkat efisiensi adsorpsi Fluorin-18 Fluorodeoksiglukosa menggunakan lapisan nano GO dianalisis berdasarkan studi kinetika campuran GO dengan Fluorin-18 Fluorodeoksiglukosa

Kemampuan adsorpsi kimiawi material tersebut dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk mengaitkan struktur mikro GO dengan interaksi afinitas sorpsi.

Ilustrasi sinar gamma berenergi tinggi yang dihasilkan oleh ¹⁸F yang tidak stabil saat mengaktifkan proses adsorpsi dengan gugus fungsi dan struktur nanosheet GO.

Referensi

Mohammad Khairul Azhar Abdul Razab et.al, “Fluorine-18 Fluorodeoxyglucose Isolation Using Graphene Oxide for Alternative Radiopharmaceutical Spillage Decontamination in PET Scan”, Sustainability 2022, 14, 4492. https://doi.org/10.3390/su14084492